Untuk yang terakhir kalinya, hingga hari ini kepala ini tak akan berhenti untuk memikirkan mu, terlalu jauh hati ini bersamamu, telalu banyak kenangan yang kita ukir bersama, terlalu indah untuk dilupakan. Hari demi hari yang kulalui bersama mu akan selalu menjadi sebuah cerita indah yang telah tergores indah dalam hati, aku yang tak mampu melihat jauh kedalam hatimu, aku yang tak mampu mendengar peka dengan suara hatimu, aku yang tak mampu merasakan semua rasa yang ada, aku yang tak mampu menghirup wanginya rasa cinta ini, semua indera ini memang tak pantas lagi untuk bersanding bersamamu.
Akan ada cerita kecil dalam sebuah rahasia yang nantinya menjadi sebuah masalalu yang indah, yang akan menjadikan kita kuat menjalani hidup walaupun dunia telah berpaling, aku akan ada bila kamu membutuhkan, aku adakan disampingmu bila kamu merasa sepi, aku akan menghangstkan mu bila malammu terlalu dingin. Memang tak sepantasnya aku dulu merebut kehormatanmu, aku yang terlalu bodoh yang terlalu mengikuti hawa nafsu manusiaku, tanpa sedikitpun aku menyesalinya tanpa berpikir jauh kedepan dengan apa yang akan terjadi nantinya.
Aku sangat menyesal bila dulu tak mampu menjaga kehormatanmu, aku menyesal tidak bisa menjaga mu dari orang lain yang akan merebutmu, aku yang tidak peka dengan semua yang telah terjadi. Penyesalan memang selalu datang terakhir dengan semua kepedihan yang dibawanya, aku yang merasa tak pantas denganmu. Aku malu menjadi seorang laki-laki yang tak mampu menjaga kekasih yang dicintainya, aku hanya seorang banci yang takut dengan dunia luar yang merasa terlalu kejam untuk aku keluar.
Akan ada hari atau akan ada sebuah kondisi dimana masing – masing dari kita akan saling membenci akan saling menyalahkan ,akan saling meluapkan kekecewaan kita, hingga akhirnya kita akan saling melupakan. Cepat ataupun lambat kondisi itu akan datang, hingga saat itu tiba dan datang dihadapan kita aku akan mencoba membuat semua ini berakhir dengan indah, berakhir tanpa melukai dirimu, walaupun perasaan ini akan terluka, mungkin yang dapat kulakuakan hanya berkorban, karena kuakui aku hampir tidak pernah berkorban untukmu. Semoga semua ini akan berlalu tanpa terasa.
Tak ada yang dapat dan mampu kuperbuat untuk merubah semua ini, yang dapat kulakukan hanyalah diam sekarang tak akan sadar hati ini dengan sebuah kekalahan hati. Apapun yang akan terjadi nanti jiwa ini akan selalu ada untuk mu, walau aku telah berada pada alam lain, diamana tak ada seorang pun mampu melihatku lagi.